KelolaAja
💊Info Apotik·5 Maret 2025·4 menit baca

Manajemen Stok Apotek: Hindari Kehabisan Obat dan Kadaluarsa

Stok obat yang tidak terkelola menyebabkan kerugian besar. Sistem ini membantu apotek mengelola inventori dengan efisien.

Manajemen stok adalah inti dari operasional apotek yang sukses. Obat yang kehabisan mengecewakan pelanggan, sementara stok berlebih yang kadaluarsa menyebabkan kerugian finansial.

Tantangan Manajemen Stok Apotek

  • Ribuan item produk dengan tanggal kadaluarsa berbeda
  • Variasi permintaan yang tidak menentu
  • Keharusan untuk selalu memiliki obat esensial
  • Regulasi tentang penyimpanan obat tertentu
  • Prinsip Manajemen Stok yang Baik

    1. Klasifikasi ABC

  • Kelas A (20% item, 80% nilai): kontrol ketat, review frequent
  • Kelas B (30% item, 15% nilai): kontrol menengah
  • Kelas C (50% item, 5% nilai): kontrol minimal, order jarang
  • 2. FEFO (First Expired, First Out)

    Obat dengan tanggal kadaluarsa lebih awal dikeluarkan lebih dulu. Berbeda dengan FIFO, prinsip ini lebih aman untuk farmasi.

    3. Minimum dan Maksimum Stok

    Tetapkan batas minimum (trigger untuk reorder) dan maksimum (batas stok tidak berlebih) untuk setiap produk.

    4. Audit Stok Berkala

    Lakukan stock opname bulanan untuk mendeteksi discrepancy antara stok fisik dan sistem.

    Teknologi untuk Manajemen Stok Apotek

    Sistem POS apotek terintegrasi yang:

  • Memperbarui stok secara real-time setiap transaksi
  • Memberi peringatan mendekati tanggal kadaluarsa
  • Mengirim notifikasi reorder otomatis
  • Menghasilkan laporan analitik konsumsi obat
  • Ingin kelola bisnis Anda lebih mudah?

    KelolaAja menyediakan solusi manajemen terpadu untuk berbagai jenis usaha di Indonesia.

    Coba Sekarang – Gratis